(ABNA24.com) Woody Johnson, dubes Amerika di Inggris Rabu (20/11) di akun twitternya seraya mengisyaratkan eskalasi inflasi dan harga makanan di Iran dalam sebuah statemen menipu, mengklaim, rakyat Iran berhak hidup lebih baik.
Hamid Baeidinejad di akun twitternya saat mereaksi statemen ini menulis, tweet dubes AS di Inggris dirilis ketika Amerika melalui sanksi berusaha mencegah rakyat Iran memiliki kehidupan yang lebih baik.
"Di sisi lain, 13 persen dari 42 juta rakyat Amerika yang tinggal di negara kaya, hidup dalam kemiskinan," papar Baeidinejad.
Seiring dengan ditetapkannya reformasi harga bensin di Iran sejak Jumat dini hari lalu, terjadi sejumlah aksi demo damai warga yang disalahgunakan oleh segelintir perusuh.
Gedung Putih Ahad sore dalam statemen intervensifnya seraya mengulang klaim palsu anti Iran, mendukung segelintir perusuh di sejumlah kota Iran yang melakukan aksi perusakan fasilitas publik dengan alasan kenaikan harga bensin.
Di sisi lain, rakyat Iran selama beberapa hari terakhir menggelar aksi demo di berbagai kota negara ini dan mengecam para perusuh.
Kebijakan menipu Amerika dalam mendukung rakyat Iran dirilis ketika Washington selama 40 tahun lalu menarget kehidupan dan keselamatan rakyat Iran melalui terorisme ekonomi.
........
340